Just another free Blogger theme

Diberdayakan oleh Blogger.

Jumat, 30 Agustus 2013

Merancang Bangun dan Menganalisis WAN

  1. Dasar DasarInternetworking   
Networking telah tumbuh secara eksponensial dalam 15 tahun terakhir dan mengalami perubahan yang begitu pesat mulai dari kebutuhan pengguna yang mendasar seperti berbagi data dan printer,sampai kebutuhan yang lebih tinggi seperti video conference.Sebuah network yang besar cenderung akan melambat akibat lalu lintasdata yang terlalu padat sehingga terjadi apa yang dinamakan congestion .
Kemungkinan penyebab dari congestion pada lalu lintas jaringan adalah:
  • Terlalu banyak host(host artinya peralatan-peralatan yang terhubung yang bisa mengirimkan dan menerima informasi,bisa berupa komputer,workstation ,server ,printer ,dll)di dalam sebuah broadcast domain.
  • Broadcast strom(badai broadcast)
  • Multicasting
  • Bandwith yang kecil     
            Perbedaan Router dan Switch:
-Router
  • menghubungkan dua atau lebih network dan bertugas sebagai perantara dalam menyampaikan data antar network
  • membagi atau memecah sebuah broadcast domain.
  • router bisa menyaring network dengan menggunakan informasi pada layer 3 seperti alamat ip.
  • router sering di gunakan untuk koneksi LAN
-Switch
  • untuk menghubungkan antar netwrok tetapi digunakan untuk memaksimalkan jaringan LAN
  • switch memisahkan collision domain tetapi tetap dengan 1 broadcast domain.  
  • switch menggunakan informasi 2 layer atau di data layer.
Penggunaan bridge dalam sebuah network berfungsi untuk mengurangi collision domain pada broadcast domain menambahkan jumlah collision domai pada jaringan yang otomatis akan menambah bandwith untuk para pengguna,meskipun brige digunakan untuk segmentasi network,brige tidak bisa mengisolasi broadcast. rancangan network terbaik adalah penggunaan swith dengan router yang dikonfigurasikan dan di tempatkan dengan sesuai kebutuhan yang anda inginkan.


sumber :http://anasihite.wordpress.com/2012/11/12/merancang-bangun-dan-menganalisis-wan/

Rabu, 28 Agustus 2013

Pengenalan DataBase

Berbagai istilah seperti data, database, informasi dan bahkan sistem informasi memberikan fondasi bagi pembahasan selanjutnya dan juga mengupas tentang DBMS( Sistem Manajemen Database).
  1. Data dan Informasi
Sebelum memahami database, kita perlu memahami makna data dan makna informasi , selain itu kita juga perlu memahami perbedaan makna data dan informasi.

  1. Data
Data adalah suatu bahan mentah yang kelak dapat diolah lebih lanjut untuk menjadi sesuatu yang lebih bermakna. Data inilah yang nantinya akan disimpan dalam Database.

  1. Informasi
Seringkali dinyatakan bahwa informasi adalah hasil pemrosesan data. Perosesnya sendiri dapat berupa peringkasan, perataan, penyajian ke bentuk grafik, ataupun yang lain, dengan tujuan untuk memudahkan interpretasi manusia.

  1. Database dan Sistem Informasi
Sistem Informasi dapat memberikan berbagai manfaat baik bagi internal organisasi maupun pihak luar . Data yang tersimpan dalam data Base dapat di ambil dan diproses sehingga menghasilkan informasi. Sebuah database menghimpun data yang terkait atau data yang saling berhubungan , kumpulan data tersebut terorganisasi, bisa melibatkan lebih dari satu orang.
Dengan menggunakan  database , kelemahan-kelemahan sistem pemrosesan berkas bisa diatasi. Kelemahan sistem pemrosesan berbasis berkas.

  1. Data yang terpisah-pisah dan Terisolasi
Sistem pemrosesan berbasis berkas cenderung terpisah-pisah dalam arti tersebar pada sejumlah berkas . kemungkinan inforamasi yang melibatkan data dalam berkas-berkas tersebut manjadi sulit diperoleh.

  1. Duplikasi Data
Sistem pemrosesan berbasis berkas menjadi lebih tersebar. Setiap bagian perusahaan yang memerlukan program berusaha untuk menciptakannya sendiri tanpa berkoordinasi dengan bagian lain. Sehingga , memungkinkan adanya data yang sama terdapat dimana-mana atau terduplikasi.

  1. Ketergantungan Program dan Data
Sistem pemrosesan berbasis berkas ketergantungan program terhadap data sangat tinggi. Bila struktur data sedikit berubah , program juga haris dimodifikasi. Hal itu terjadi karena struktur data ditulis dalam program.




  1. Ketidakkompatibelan berkas
Sistem pemrosesan berbasis berkas dibuat dengan berbagai bahasa pemrograman , seringkali terjadi perbedaan format data dalam berkas data dan dapat menimbulkan kesulitan dalam mendapatkan informasi yang diperoleh dari beberapa berkas.

  1. Ketergantunga terhadap pemrogram
Sistem pemrosesan berbasis berkas sangat tergantung pada pemrogram. Pembuatan laporan harus ditangani oleh pemrogram.

  1. Database Relasional
Database Relasional adalah jenis database yang menggunakan model relasional. Data disusun dalam bentuk sejumlah relasi atau tabel. Setiap tabel tersusun atas sejumlah baris dan kolom. Baris mewakili satu kesatuan data dan kolom menyatakan bagian-bagian yang menyusun sebuah baris.

  1. DBMS
DBMS(DataBase Management Systems) adalah suatu perangkat lunak yang ditunjukan untuk menangani penciptaan , pemeliharaan, dan pengendalian akses data. Pengelolaan data pun menjadi mudah dilakukan. Menyediakan berbagai peranti yang berguna misalnya peranti yang  memudahkan dalam membuat berbagai bentuk laporan.


sumber :
http://ramphutblack.wordpress.com/category/database/